Peranan Pendidikan Agama Kristen dalam Menangkal Penyesatan Firman Tuhan di Gereja

Authors

  • Sarah Wassar Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia di Bekasi Author
  • Zesika Natalia Wahyudi Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia di Bekasi Author

DOI:

https://doi.org/10.59376/philoxenia.v1i2.64

Keywords:

Christian Religious Education, Distortion of God’s Word, Spiritual Discernment, Biblical Literacy, Digital Culture.

Abstract

The development of digital and postmodern culture presents a major challenge to the church through the emergence of various forms of misinterpretation of God’s Word that deviate from biblical teaching. Low biblical literacy, weak spiritual discernment, and the influence of instant digital teaching mean that congregants are easily swayed by unbiblical and manipulative doctrines. This study aims to analyse the role of Christian Religious Education in countering the misinterpretation of God’s Word in the modern church. It employs a descriptive qualitative method through a literature review approach, incorporating theological and pedagogical analysis of various academic texts. The findings indicate that Christian Religious Education is capable of strengthening biblical literacy, spiritual discernment, and the steadfastness of the Christian congregation’s faith. Further findings indicate that the strengthening of theological pedagogy and digital literacy helps congregations critically confront the influence of heretical teachings. Christian Religious Education plays a vital role in preserving the purity of church doctrine through systematic and contextual faith formation. The development of Bible-based learning and digital literacy strengthens the spiritual resilience of congregations in the face of postmodern culture. The Church needs to develop theological education strategies to ensure the congregation’s faith remains steadfast in the long term.

Abstrak

Perkembangan budaya digital dan postmodern menghadirkan tantangan besar bagi gereja melalui munculnya berbagai bentuk penyesatan firman Tuhan yang menyimpang dari ajaran Alkitab. Rendahnya literasi Alkitabiah, lemahnya discernment rohani, serta pengaruh pengajaran digital instan menyebabkan jemaat mudah terpengaruh doktrin yang tidak alkitabiah dan bersifat manipulatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan Pendidikan Agama Kristen dalam menangkal penyesatan firman Tuhan di gereja modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi pustaka dengan analisis teologis dan pedagogis terhadap berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan Pendidikan Agama Kristen mampu memperkuat literasi Alkitabiah, discernment rohani, serta keteguhan iman jemaat Kristen. Hasil lainnya menunjukkan penguatan pedagogi teologis dan literasi digital membantu jemaat menghadapi pengaruh ajaran sesat secara kritis. Pendidikan Agama Kristen berperan penting menjaga kemurnian ajaran gereja melalui pembinaan iman yang sistematis dan kontekstual. Pengembangan pembelajaran berbasis Alkitab dan literasi digital memperkuat ketahanan spiritual jemaat menghadapi budaya postmodern. Gereja perlu mengembangkan strategi pendidikan teologis demi menjaga keteguhan iman jemaat berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adu, Maria Demarson, Asih Rachmani Endang Sumiwi, Paulus Purwoto, and others. “Makna Kedewasaan Rohani Dalam Ibrani 5: 11-14.” Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 2 (2021): 197–212.

Andika, Andika. “Agama Dan Perkembangan Teknologi Di Era Modern.” Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 2, no. 2 (2022): 129–139.

Anjaya, Carolina Etnasari, Yonatan Alex Arifianto, and others. “Konstruksi Identitas Kekristenan Sejati Dalam Ruang Publik Virtual.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 199–210.

Arifianto, Yonatan Alex. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pendidikan Etis-Teologis Mengatasi Dekadensi Moral Di Tengah Era Disrupsi.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen REGULA FIDEI 6, no. 2 (2021): 362–387.

Astuti, Tri Endah, Paulus Kunto Baskoro, Sri Wahyuni, Epafras Mujono, Arman Susilo, Daniel Lindung Adiatma, Junio Richson Sirait, Tandius Kogoya, Hasanema Wau, and others. Pendidikan Kristen Di Era Society 5.0. Yogyakarta: CV. Lumina Media, 2023.

Belay, Yosep, Yanto Paulus Hermanto, and Rivosa Rivosa. “Spiritualitas Alkitabiah Sebagai Hakikat Kepemimpinan Kristen Masa Kini.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 4, no. 2 (2021): 183–205.

Boiliu, Noh Ibrahim, Harun Y Natonis, Aeron Frior Sihombing, Robi Prianto, Devi Wahyu Setiawati, Yoshua Samuel, Anggelina Cindy Debora Ladi, Yenni Lamtiur Nababan, and Sandri Octavianus. “Teologi Perjanjian Lama Dalam Praksis Pendidikan Agama Kristen Upaya Membangun Teologi PAK Alkitabiah.” UKI press, 2021.

Budi, Mangku. “Eksposisi 1 Korintus 2: 11--15: Distingsi Roh Dan Manusia Dalam Perspektif Teologi Paulus.” Jurnal Fides Intellectum 1, no. 1 (2023).

D’iaz, Israel. “Considering the Efficacy of Digital Technology as a Means of Evangelization in Christian Religious Education.” Religious education 116, no. 1 (2021): 3–15.

Damayanti, Erika, Yusuf Slamet Handoko, Wahyu Wijiati, Yosua Sibarani, and others. “Online Sermon: Challenges and Opportunities for Christian Preachers in the Industrial Revolution 4.0.” In International Conference on Theology, Humanities, and Christian Education (ICONTHCE 2021), 83–86, 2022.

Donni, Jerry. “Penguatan Pendidikan Iman Dalam Jemaat: Tantangan Dan Pendekatannya Di Gereja Kontemporer.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja 3, no. 2 (2023): 265–270.

Dyikuk, Justine John. “Christianity and the Digital Age: Sustaining the Online Church.” International Journal of Journalism and Mass Communication 3, no. 1 (2017): 43–49.

Gaspersz, Vincent. “Kristus Di Era Digital: Menjembatani Teologi Dan Teknologi Dalam Masyarakat 5.0.” Vox Veritatis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 104–114.

Harefa, Zakharia Victor, Talizaro Tafonao, Desetina Harefa, Rini Sumanti Sapalakkai, Selvyen Sophia, and others. “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dan Katalisator Melalui Teori Konstruktivisme Dalam Model Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Kristen.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 211–228.

Hasugian, Johanes Waldes. “Kurikulum Dan Pembelajaran Warga Jemaat Dewasa Di Gereja.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 5 (2019): 36–53.

Hasugian, Johanes Waldes, Agusthina Christina Kakiay, Novita Loma Sahertian, and Febby Nancy Patty. “Panggilan Untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen Yang Kontekstual Dan Inovatif.” Jurnal Shanan 6, no. 1 (2022): 45–70.

Jaya, Agung. “Manfaat Studi Biblika Kontekstual Dalam Kehidupan Iman Kristiani Di Era Distruptive.” Tepian: Jurnal Misiologi dan Komunikasi Kristen 2, no. 2 (2022): 65–81.

Jonatan, Jonatan, and Anwar Three Millenium Waruwu. “Peran Teknologi Digital Dalam Pengembangan Pembelajaran Kristen Di Era Digital.” ANTHOR: Education and Learning Journal 2, no. 6 (2023): 805–811.

Joswanto, Andreas, Carolina Etnasari Anjaya, Yonatan Alex Arifianto, and Simon Simon. “Gereja Dan Segregasi Digital Sesuai Narasi Teks 2 Petrus 1: 1-11.” Jurnal Teologi Berita Hidup 5, no. 1 (2022): 25–38.

Juanto, Januarius Naingalis Dwi, Sozanolo Telaumbanua, Kristina S Mangero, and Desi Sianipar. “Pembentukan Karakter Mahasiswa Kristen Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Teologi Kristen Dan Pedagogi-Reflektif.” DA’AT: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2022): 1–16.

Lasino, Lasino. “Pendidikan Agama Kristen Deliberatif Sebagai Implementasi Pendidikan Yang Membebaskan: Kajian Tentang Student Centered Learning.” KURIOS 10, no. 1 (2023): 66–76.

Lepa, Royke, Tri Hartono, Hery Adijanto, Amiruddin Wasugai, Retnalisa Sinauru, Henny Mamahit, Eka Lago, Dekrius Kuntaua, Jefrie Walean, and others. Paradigma Spiritualitas Kristen Di Era 5.0. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2022.

Maddix, Mark A. “Rediscovering the Formative Power of Scripture Reading for the Church.” Christian Education Journal 15, no. 1 (2018): 34–42.

Manalu, Napoleon. “Teologi Dan Teknologi Dalam Pandangan Sekuralisasi Di Era Post Modernitas.” Jurnal Kadesi 3, no. 2 (2021): 51–84.

Manik, Febron, Indah Sri Rezeki Siregar, Titin Wulandari Malau, Valen Ardison Tamba, and others. “Pemahaman Terhadap Guru-Guru Palsu Berdasarkan 2 Petrus 2 Dan Implementasinya Terhadap Jemaat.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2, no. 4 (2023): 11964–11975.

Marpaung, Agus Marulitua, and Byung June Hwang. “Theology of Christian Education on Leading toward Spiritual Transformation in the Frame of Religious Moderation in Digital Society Context.” KURIOS 9, no. 2 (2023): 432–440.

Masinambow, Yornan, and Yosef Nasrani. “Pendidikan Kristiani Sebagai Sarana Pembentukan Spiritualitas Generasi Milenial.” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 17, no. 1 (2021): 64–81.

Mendrofa, Eriyani. “Model Pengajaran Alkitab Dalam Pendidikan Kristen Di Era Digital.” DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan 4, no. 2 (2021): 115–123.

Pane, Pranada. “Efektivitas Model Pembelajaran Kontekstual Dan Penerapannya Dalam Pembinaan Warga Gereja.” Jurnal Imparta 1, no. 1 (2022): 14–29.

Panggabean, Ance, and Emmi Simangunsong. “Media Digital Dan Musik Ibadah Di Gereja Pada Masa Pandemi.” Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (2021): 58–65.

Prananto, Prananto, Joseph Christ Santo, and others. “Kewaspadaan Terhadap Guru-Guru Palsu Berdasarkan 2 Petrus 2 Sebagai Antisipasi Terhadap Penyesatan Pada Masa Kini.” Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2022): 201–214.

Resane, Kelebogile Thomas. “The Positive Confession Movement and Its Influence and Legacy on the Neo-Charismatic Movement.” Pharos Journal of Theology 103, no. 1 (2022).

Ritonga, Nova. “Teologi Sebagai Landasan Bagi Gereja Dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Shanan 4, no. 1 (2020): 21–40.

Rumbiak, Amelia Kimberlyann. “Teologi Ibadah Dan Spiritualitas Generasi Milenial.” Jurnal Teologi Amreta 3, no. 2 (2020).

Rusgiyati, Rusgiyati, and Asih Rachmani Endang Sumiwi. “Analisis Lukas 17: 1-2 Tentang Penyesatan Dan Antisipasinya Dalam Hidup Jemaat Masa Kini.” Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 2 (2023): 216–227.

Sidabutar, Hasudungan, and Horasman Perdemunta Munthe. “Artificial Intelligence Dan Implikasinya Terhadap Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.” JMPK: Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2022): 76–90.

Sipahutar, Friska Mawarni, and Dorlan Naibaho. “Tantangan Dan Peluang Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital.” Jurnal Pendidikan Non formal 1, no. 2 (2023): 10.

Situmorang, Kasten, Gede Widiada, and Agus Heru Darjono. “Pendekatan Holistik Dalam Pembinaan Warga Gereja Untuk Menginternalisasikan Konsep Garam Dan Terang Dunia.” Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 13, no. 2 (2023): 154–171.

Stevanus, Kalis, and Dwiati Yulianingsih. “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Pada Anak Usia Dini.” PEADA’ : Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2021): 15–30.

Suhadi, Jemmy, Dorlan Naibaho, Bobby Kurnia Putrawan, Susanti Embong Bulan, and others. “Lecturers’ Understanding on Bible Doctrine: An Indonesian Pentecostal Perspective.” Pharos Journal of Theology 104, no. 2 (2023).

Susabda, Esther, and others. Spiritual Formation: Formasi Pertumbuhan Rohani. Surabaya: Literatur Perkantas Jatim, 2023.

Takaliuang, Morris Phillips. “Ancaman Ajaran Sesat Di Lingkungan Kekristenan: Suatu Pelajaran Bagi Gereja-Gereja Di Indonesia.” Missio Ecclesiae 9, no. 1 (2020): 132–156.

Takanyuai, Welmina, Nelly Nelly, and others. “Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Iman Anak Berdasarkan 2 Timotius 3: 14-17.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 4, no. 2 (2020): 264–272.

Tenny, Tenny, and Yonatan Alex Arifianto. “Aktualisasi Misi Dan Pemuridan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Era Disrupsi.” Didache: Journal of Christian Education 2, no. 1 (2021): 41–57.

Triposa, Reni, Yonatan Alex Arifianto, and Yudi Hendrilia. “Peran Guru PAK Sebagai Teladan Dalam Meningkatkan Kerohanian Dan Karakter Peserta Didik.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) 2, no. 1 (2021): 109–126.

Tuapattinaya, Susana Prathalia, Poppy Aprilianti, Efraim Pasaribu, Naftali Untung, and others. “Peran Mahasiswa Teologi Untuk Membangun Penafsiran Yang Benar Di Era Postmodern: Kajian Pembinaan Warga Gereja.” Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 12, no. 1 (2022): 65–77.

Widjaja, F, F Boiliu, Talizaro Tafonao, Haposan Simanjuntak, and Ardianto Lahagu. “Christian Religious Education As Catalisator And Mobilisator Of Movement In The Church.” In Proceedings Of The 6th Batusangkar International Conference, Bic 2021, 11-12 October, 2021, Batusangkar-West Sumatra, Indonesia, 2022.

Yohanessa, Gabriella Tara. “Dengarlah, Maka Kamu Akan Hidup!(Aktualisasi Shema Yisrael Dalam Hidup Remaja Kristen Di Indonesia).” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 6, no. 2 (2023): 149–170.

ZAINAL, Megawati. “Challenges and Opportunities for the Mission of the Churches in Indonesia in the Postmodern Era.” International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science 3, no. 1 (2022): 79–90.

Zaluchu, Julianus. “Gereja Menghadapi Arus Postmodern Dalam Konteks Indonesia Masa Kini.” GENEVA: Jurnal Teologi Dan Misi 9, no. 1 (2019): 26–41.

Downloads

Published

2023-05-29

How to Cite

Peranan Pendidikan Agama Kristen dalam Menangkal Penyesatan Firman Tuhan di Gereja. (2023). Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(2), 143-157. https://doi.org/10.59376/philoxenia.v1i2.64