Teologi Misi, Pendidikan Perdamaian dan Keadilan Umat Beragama di Indonesia dalam Perspektif Alkitab dan Pengamalan Kristiani  

Authors

  • Hesra Sembiring Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta Author
  • Elia Tambunan Sekolah Tinggi Teologi Real Batam Author

DOI:

https://doi.org/10.59376/philoxenia.v4i2.54

Keywords:

Bible; Justice; Christian; Education; Mission Theology; Practice; Peace; Pluralism; Shalom

Abstract

The life of Christians who are Indonesians in the reality of religious people is unique. For Christians, there is a social understanding of the importance of peace in public life contained in the Bible is no longer limited to religious books but also social life books that validate religious people to influence social structures. Understanding is born from social relations that are realized and then constructed because reading the Bible is the Word of God that is accepted, recognized and used in a religious society as something sacred and authoritative. The content is a life lesson that initiates various forms of social affirmative action. The theoretical concept that underlies this paper we build on Christian theaching. This is a descriptive qualitative research with a literature study by a critical reading of many cited literatures and digital ethnography. The goal is to build an academic framework that is useful as analitical instrument to conduct field research that can be used and continued to be developed by other academics. It was found that even the essence of peace, justice is difficult to realize, but the Bible can be a common value for humans. The novelty offered in this paper is that the theology, mission, and education of Shalom Christianity in a plural and multicultural religious community is based on the use of religious books as teachings for each individual and society, not only understood as a discourse on conflict justification, but also lived every day.

Abstrak

Hidup orang Kristen yang adalah orang Indonesia dalam kenyataan umat beragama ialah unik. Bagi Kristen ada keinsyafan sosial betapa pentingnya perdamaian dalam kehidupan publik yang termuat pada Alkitab bukan lagi sebatas kitab keagamaan namun juga kitab kehidupan sosial yang memvalidasi umat beragama untuk mempengaruhi struktur sosial. Keinsyafaran lahir dari relasi sosial yang tersadari lalu terbangun karena membaca Alkitab adalah Firman Allah yang diterima, diakui dan digunakan dalam suatu masyarakat beragama sebagai sesuatu yang suci sekaligus berwibawa. Isinya adalah ajaran kehidupan yang menginisiasi berbagai corak tindakan afirmatif sosial. Konsep teoritis yang melandasi tulisan ini kami bangun berdasarkan ajaran Kristen. Ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan namun disertai pembacaan kritis terhadap banyak literatur yang dicitasi dan etnografi digital. Tujuannya ialah membangun kerangka kerja akademis yang berguna sebagai instrumen analisis ketika melakukan penelitian lapangan yang dapat dipakai dan terus dikembangkan oleh akademisi lainnya. Ditemukan bahwa esensi perdamaian, keadilan sekalipun sulit mewujudkannya, namun Alkitab dapat menjadi common values bagi manusia. Kebaruan ditawarkan dalam tulisan ini adalah teologi misi dan pendidikan Shalom Kristen dalam umat beragama yang plural dan multikultural didaraskan dari penggunaan kitab keagamaan sebagai ajaran bagi tiap-tiap individu maupun sosial tidak dipahami sebatas wacana justifikasi konflik tetapi juga terhidupi setiap hari.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Hesra Sembiring, Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta

References

DAFTAR PUSTAKA

5, Sindonews. Ceramah Kontroversi, Jusuf Kalla Dilaporkan Ke Polisi. SINDOnews, 2026. https://www.youtube.com/watch?v=zU1UKWci_Tk&t=7s.

Dian Ade Permana, Novianti Setuningsih. “Potret Toleransi Lintas Agama Di Dusun Thekelan Semarang Dalam Momentum Lebaran.” Kompas.Com: Regional: Dekorasi Dan Serba-Serbi Lebaran. Last modified 2026. https://regional.kompas.com/read/2026/03/21/135327678/potret-toleransi-lintas-agama-di-dusun-thekelan-semarang-dalam-momentum.

EL-ROI, Gereja Pantekosta di Indonesia. “Natal, Gereja Pantekosta, Banyuraden Suka Cita.” Kalurahan.Banyuraden and Gpdi_elroi. Last modified 2025. https://www.instagram.com/p/DSSBRfSEpLg/.

Estheria Kurnia, Yanto Paulus Hermanto. “Kasih, Damai, Dan Keadilan Sebagai Dasar Etika Demonstrasi Dalam Perspektif Kristen.” Diegesis 8, no. 2 (2025): 145–168. https://doi.org/10.53547/dvq3ks02.

Harefa, Surya. “To Be A Peacemaker.” Verbum Christi 12, no. 1 (2025): 1–3. https://doi.org/10.51688/VC12.1.2025.editorial.

Ilzam Hubby Dzikrillah Alfani, Mukhsin, Nata Sutisna. “Justice in Teh Perspective of the Qur’an and the Sacred Texts of Other Religions and Its Contextaulity.” Falasifa 15, no. 2 (2024): 162–172. https://ejournal.uas.ac.id/index.php/falasifa %0A.

Inews. “Konteks Lengkap Pidato JK: Tak Ada Orang Membunuh Masuk Sorga.” Officialinewstv. Last modified 2026. https://www.instagram.com/reels/DXGL8GCjAgt/.

Jhon Leonardo Presley Purba, Priyantoro Widodo. “Kebenaran: Keadilan Dan Kejujuran Menurut Mazmur 111.” Eleos 2, no. 2 (2023): 101–112. https://doi.org/10.53814/eleos.v2i2.43.

Mamahit, Ferry Y. “Postcolonial Reading of the Bible: (Evangelical) Friend or Foe?” Jurnal Jaffray 19, no. 2 (2021): 129–151. http://dx.doi.org/10.25278/jj.v19i2.563.

Najib, Ainun. “Inspiratif, Pendeta Di Bantul Turut Gotong Royong Bangun Masjid Di Kampung Karanggede Bantul.” SindoNes: Nasional. Last modified 2022. https://nasional.sindonews.com/read/959675/94/inspiratif-pendeta-di-bantul-turut-gotong-royong-bangun-masjid-di-kampung-karanggede-bantul-1670127147.

Nari, Frazier. “Kasih Yang Mendasari Hukum: Studi Biblika Perjanjian Lama Tentang Arti Ahavah Dalam Taurat Allah Dan Relevansinya Bagi Kehidupan Kristen Masa Kini.” Murai 6, no. 1 (2025): 19–29. https://doi.org/10.58983/jmurai.v6i1.157.

Qian, Yuzhou, Keng Leng Siau. “A Qualitative Theory Building Research on Digital Law, Legal AI, and LegalTech.” Journal of Global Information Management 33, no. 1 (2025). https://doi.org/10.4018/JGIM.396821.

Ronda, Daniel. “Shalom as a Theological Foundation for Reconciliation: Implications for Christian Leadership in Contemporary Indonesian Society.” Evangelika 9, no. 2 (2025): 245–262. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i2.834%0A.

Sitinjak, Natanael, Ana Mentari, Edi Siswanto, M. Mona Adha, and Abdul Halim. “Peranan Gereja Dalam Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Pada Jemaat Di Tengah Masyarakat Pluralisme.” Sabana 5, no. 1 (2026): 151–158. https://journal.literasisains.id/index.php/sabana.

Sunkudon, Pieter G.O. “Jalur Pembangunan Sosial: Misi Gereja Di Poso Kota Bersaudara Dalam Pemulihan Poso Setelah Seperempat Abad Pascakonflik.” Journal of Religious and Socio-Cultural 6, no. 1 (2025): 66–100. https://doi.org/10.46362/jrsc.v6i1.310%0A.

Susanto, Yusak Noven. “TEOLOGI DAMAI SEJAHTERA: Pemahaman , Dasar Biblis, Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Agama Kristen.” Metanoia 7, no. 1 (2025): 16–24. https://ejournal.sttdp.ac.id/metanoia/home%0A.

Yewin Tjandra, Pieter G.O. Sunkudon, Leopold M. Baginda. “Kairos in Poso: Towards a Contextual Theology of Peace after Religious Conflict.” HTS: Theological Studies 81, no. 1 (2025). https://hts.org.za/index.php/hts/article/view/10768/28870.

Yonatan Alex Arifianto, Elisa Nimbo Sumual, Yohana Fajar Rahayu. “Pastoral Kristen Dan Etika Publik Untuk Rekonsiliasi Perdamaian Dalam Masyarakat Multikultural-Digital.” AP-Kain Jurnal Mahasiswa 3, no. 2 (2025): 73–84. https://e-journal.stakdiaspora.ac.id/index.php/JAK/article/view/197.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Teologi Misi, Pendidikan Perdamaian dan Keadilan Umat Beragama di Indonesia dalam Perspektif Alkitab dan Pengamalan Kristiani  . (2026). Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(2), 246-259. https://doi.org/10.59376/philoxenia.v4i2.54