Paradoks Kemuliaan dan Salib dalam Markus 10:45 terhadap Dinamika Kehidupan Spiritual Jemaat

Authors

  • Rinto Njurumbatu Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Karanganyar Author
  • Daniel Pesah Purwonugroho Author
  • Loudy Benedictus Pranatha Author

DOI:

https://doi.org/10.59376/philoxenia.v4i2.44

Keywords:

Paradoks, Theologia crucis¸ Markus 10:45, Dinamika Spiritual

Abstract

This paper aims to examine the theology of the cross in Mark 10:45 in relation to the dynamics of the spiritual life of the congregation in order to provide a paradoxical perspective on glory and the cross. The theology of the cross is a theological perspective on the cross that elaborates on how God reveals himself through the suffering of the cross. The theology of the cross offers a critique of the paradigm of glory that has emerged in contemporary spirituality within the church. On the one hand, Mark 10:45 is a key text that elaborates on the identity of the Messiah in the context of sacrifice and the cross. This context is the path that Jesus took even though it contradicted the worldly understanding of glory and hope. Through qualitative literature research, the author will examine the theology of the cross in Mark 10:45 to elaborate a paradoxical understanding of glory and the cross that impacts the spiritual life of the congregation. The theology of the cross in Mark 10:45 provides a significant paradigm for shaping the life of the congregation to take part in the suffering of Christ. This paper offers an integrative reading of Mark 10:45 within the framework of the theology of the cross, which places the cross at the center of the formation of the congregation's spirituality.

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah theologia crucis Markus 10:45 terhadap dinamika kehidupan spiritual jemaat untuk memberikan perspektif paradoksial kemuliaan dan salib. Theologia crucis merupakan perspektif teologis salib yang mengelaborasi cara Allah memperkenalkan diri melalui penderitaan salib. Theologia crucis memberikan kritik bagi paradigma kemuliaan yang muncul dalam dunia spiritualitas kontemporer di dalam gereja. Spiritualitas gereja masa kini memasuki era kontemporer yang menjauh dari esensi salib. Spiritualitas era kontemporer masa kini membawa orang percaya hanya menghayati kemuliaan diri tanpa memandang salib. Di satu sisi, Markus 10:45 merupakan teks kunci yang mengelaborasikan identitas Mesias dalam kerangka pengorbanan dan salib. Kerangka tersebut merupakan jalan yang Yesus tempuh meskipun berkontradiksi dengan pemahaman kemuliaan dan harapan duniawi. Melalui penelitian kualitatif studi pustaka, penulis akan menelaah theologia crucis Markus 10:45 untuk mengelaborasikan sebuah pemahaman paradoksial kemuliaan dan salib yang berdampak bagi kehidupan spiritual jemaat. Theologia crucis Markus 10:45 memberikan paradigma yang signifikan untuk membentuk kehidupan jemaat agar mengambil bagian dalam penderitaan Kristus. Tulisan ini menawarkan pembacaan integratif Markus 10:45 dalam kerangka theologia crucis yang menempatkan salib sebagai pusat pembentukan spiritualitas jemaat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Daniel Pesah Purwonugroho

     

     

     

     

  • Loudy Benedictus Pranatha

     

     

     

References

Adlini, Miza Nina, Anisya Hanifa Dinda, Sarah Yulinda, Octavia Chotimah, and Sauda Julia Merliyana. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 6, no. 1 (2022): 974–80. doi:10.33487/edumaspul.v6i1.3394.

Ajie, Stefanus Yulli Sapto. “Inkarnasi Sebagai Dasar Pengembangan Kepemimpinan Gembala Sidang Berdasarkan Yohanes 1:14 Dan Filipi 2:5-11.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen) 5, no. 1 (2023): 65–77. doi:10.59177/veritas.v5i1.203.

Arifianto, Yonatan Alex, Richardo Nainggolan, and Adi Sujaka. “Tantangan Teologis Dalam Memahami Dan Mengatasi Ajaran Sesat Kontemporer: Tinjauan Terhadap Realitas Spiritual Dan Peran Gereja.” Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2024): 57–67. doi:10.59376/philo.v2i2.34.

Baskoro, Paulus Kunto. “Kajian Teologi Markus 10: 45 Terhadap Prinsip Pelayanan Yesus Kristus Dan Relevansinya Bagi Pemimpin Gereja Masa Kini.” Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 2, no. 1 (2022): 39–49.

Boaheng, I, Clement Amoako, and Samuel Boahen. “A Critique of Prosperity Theology in the Context of Ghanaian Christianity.” E-Journal of Humanities, Arts and Social Sciences 4, no. 11 (2023): 1363--1364. doi:10.38159/ehass.20234114.

Brooks, James A. Mark. The New American Commentary. Nashville, Tennessee: Broadman Press, 1991.

Carter, Christopher Stoner. A Theology of the Cross as a Guide for Spiritual Formation. Asbury Theological Seminary, 2005.

Cristina Batilmurik. “Keterlibatan Dalam Ibadah: Evaluasi Manajemen Gereja Terhadap Anggota Jemaat Yang Beraktivitas Di Luar Saat Khotbah Dan Doa Syafaat.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 3 (2025): 47–59. doi:10.61404/juitak.v3i3.424.

Ginting, Alex Stefanus. “Konstruksi Khotbah Transformatif Sebagai Instrumen Pembentukan Resiliensi Spiritual: Sebuah Pendekatan Homiletik Kontekstual Dalam Menghadapi Tantangan Eksistensial Di Era Posmodernisme.” KURIOS 11, no. 2 (2025): 394–404. doi:10.30995/kur.v11i2.1078.

Gulo, Refamati. “Makna Salib Bagi Kehidupan Manusia Melalui Lensa Teologi Paulus Dalam Surat 1 Korintus.” Jurnal Teologi RAI 1, no. 1 (2025): 15–27. doi:10.63276/jurnalrai.v1i1.16.

Hendi, Hendi, and Eka Nur Cahyani. “Konsep Pembaruan Nous Berdasarkan Surat Roma 12:1-2.” Jurnal Teologi Gracia Deo 3, no. 2 (2021): 114–30. doi:10.46929/graciadeo.v3i2.65.

Hutabarat, Herdy. “Implikasi Teologia Postmodern Terhadap Gereja-Gereja Di Indonesia.” Jurnal Syntax Admiration 6, no. 9 (2025): 1666–74. doi:10.46799/jsa.v6i9.2484.

Kelly, Declan. “Book Review: Human Anguish and God’s Power by David Kelsey.” SAGE Publications Sage UK: London, England, 2022.

Kim, Hyoseok. “Reflection on Luther’s Theologia Crucis and Its Significance for the Problem of Human Knowledge of God.” Expository Times 135, no. 6 (2024): 225–35. doi:10.1177/00145246231217590.

Le Donne, Anthony, Sandra Huebenthal, Larry W Hurtado, J R Daniel Kirk, and Adam Winn. Christology in Mark’s Gospel: Four Views. CriticalPoints. Grand Rapids, MI: Zondervan Academic, 2021.

Maiaweng, Peniel C.D. “Inkarnasi:Realitas Kemanusiaan Yesus.” Jurnal Jaffray 13, no. 1 (2015): 97–120. doi:10.25278/jj71.v13i1.114.

Nessan, Craig L. “‘Thine Is the Kingdom, the Power, and the Glory’: New Vistas for the Theology of the Cross.” Dialog-a Journal of Theology 50 (2011): 81–89. doi:10.1111/j.1540-6385.2010.00584.x.

Nugroho, Binuko Edi, and Daniel Pesah Purwonugroho. “Teologi Salib Dan Total Depravity: Membangun Kerangka Etika Kristen Yang Berpusat Pada Penebusan.” EPIGRAPHE - Jurnal Teologi & Pelayanan Kristiani 8, no. 2 (2024).

Parihala, Yohanes. “Kekristenan Dan Nasionalisme: Trayektori Historis-Biblis Penyaliban Yesus Dan Kemerdekaan Indonesia.” KURIOS, 2024. doi:10.30995/kur.v10i3.1252.

Posumah, Kanaya Fiorensia Christina, S Wanget, and Jefry Kawuwung. “Menggali Makna Anugerah Dalam Kematian Yesus Kristus Dan Implikasinya Bagi Jemaat Masa Kini.” Proskuneo: Journal of Theology 1, no. 1 (2024): 35–45. doi:10.53674/pjt.v1i1.164.

Purwonugroho, Daniel Pesah. “Keberadaan Manusia Dari Perspektif Roma 7: 14: Sebuah Studi Antropologis-Teologis.” TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2024): 42–53.

———. “Merangkul Kelemahan Dan Kekuatan Dalam Kuasa Allah: Refleksi Teologis 2 Korintus 12:9.” KHAMISYIM - Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (2025): 1–15.

Putra, Jusaktri Susanto, C Hutabarat, and Henoch Budiyanto. “Kepemimpinan Pastoral Dalam Mengelola Konflik Jemaat Di Gereja Lokal Berdasarkan Markus 10:41-45.” RERUM: Journal of Biblical Practice 2, no. 2 (2023): 89--107. doi:10.55076/rerum.v2i2.144.

Reid, D. “The Significance of the ‘Ransom Saying’ in Mark 10:45.” The Catholic Biblical Quarterly 84 (2022): 424–41. doi:10.1353/cbq.2022.0088.

Saefatu, Meyrlin. “Gambar Allah Yang Ternoda: Menggugat Human Trafficking Dengan Dasar Teologi Imago Dei Dalam Perspektif Perjanjian Baru.” Logon Zoes: Jurnal Teologi, Sosial, Dan Budaya 8, no. 1 (2025): 105–18. doi:10.53827/lz.v8i1.9.

Samarenna, Desti. “Deskripsi Tentang Kedatangan Anak Manusia: Perumpamaan Tentang Pohon Ara Dalam Markus 13: 24-32.” HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 8, no. 1 (2023): 34–44. doi:10.52104/harvester.v8i1.116.

Saogo, Heki, Seriya Seriya, and Semuel Linggi Topayung. “Kepemimpinan Melayani Visi Dan Misi Dalam Perspektif Kristen.” Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 3 (2025): 36–50. doi:10.61132/sukacita.v2i3.998.

Sibarani, P. “Ecclesia Atomizada: Kritik Teologi Komunitarian Terhadap Individualisme Soteriologis Dalam Praktik Bergereja Kontemporer Di Indonesia.” KURIOS 11, no. 2 (2025): 417–29. doi:10.30995/kur.v11i2.1479.

Sinaga, Rutlan Br, and W Sihombing. “Teologi Salib Dan Makna Pengorbanan Yesus Bagi Guru Pendidikan Agama Kristen Masa Kini.” Jurnal Teologi Cultivation 8, no. 1 (2024): 1–14. doi:10.46965/jtc.v7i2.2400.

Suardi, Wahdi. “Catatan Kecil Mengenai Desain Riset Deskriptif Kualitatif.” Ekubis: Ekonomi, Keuangan, & Bisnis 2, no. 2 (2017): 1–11.

Sumner, Darren O. “Cross Theology: The Classical Theologia Crucis and Karl Barth’s Modern Theology of the Cross. By Rosalene Bradbury.” The Journal of Theological Studies 63 (2012): 405–8. doi:10.1093/jts/fls047.

Sumule, Linus, and Triwiyanto Silaban. “Kulit Binatang Dalam Kejadian 3: 21 : Analisis Teologis Tindakan Profetik Allah Sebagai Gambaran Paskah.” Jurnal Salvation 5, no. 1 (2025): 28–37. doi:10.56175/salvation.v5i1.39.

Tanga, Guidelbertus, and G Kirchberger. “Dasar Teologis Bagi Implementasi Etos Global Dalam Perspektif Kristen.” Jurnal Ledalero 2, no. 1 (2022): 136–49. doi:10.31385/jl.v21i2.314.136-149.

Tembay, Aris Elisa. “Konsep Penginjilan Dalam Kisah Para Rasul 18:9-10 Sebagai Upaya Revitalisasi Penginjilan.” SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual 6, no. 2 (2020): 153–71. doi:10.47154/scripta.v6i2.52.

Tonis, Desi Sriyanti, Desti meliana Mangngi Kale, and Malik Bambangan. “Pengorbanan Yesus Kristus Di Kayu Salib Sebagai Bukti Penebusan Dosa Manusia Dan Relevansinya Bagi Orang Percaya Masa Kini.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik 3, no. 1 (2024): 213–24. doi:10.61132/tritunggal.v3i1.931.

Umbara, Joko. “Paradoks Salib: Keindahan Wajah Kemuliaan Allah.” MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion 35, no. 1 (2020): 77–94. doi:10.26593/mel.v35i1.4035.77-94.

Viljoen, Francois P. “Mark, the Gospel of the Suffering Son of Man: An Encouragement Directed to a Despondent Religious Minority in the City of Rome.” In Die Skriflig 36, no. 3 (2002): 455–74. doi:10.4102/IDS.V36I3.518.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Paradoks Kemuliaan dan Salib dalam Markus 10:45 terhadap Dinamika Kehidupan Spiritual Jemaat. (2026). Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(2), 120-135. https://doi.org/10.59376/philoxenia.v4i2.44