Studi Deskriptif Tentang Karakter Daud dan Implementasinya bagi Remaja Masa Kini
(1) Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Adolescence is a transition period from childhood to adulthood. Many problems in the modern world today had become a challenge for teenagers. The rapid development of technology, the influence of social media and the shifting of values in society often made the teenagers confused to determine their attitudes. The influence of social media, materialistic lifestyles, bullying, free sex, misuse of drugs and romance had often become their problems. The author aimed to convey David's character as one of the examples from the Bible to help today's youth become resilient Christian teenagers. This writing used a descriptive-qualitative method, using literature study from the Bible, journals, and books as references. The character of David who always relied on God, prayed and praised God, brave, humble, and rational thinking could set an example of how the youth today should face the problems. By studying David's character, Christian youth are expected to have strong principles and always grow in faith to respond to life and problems well.
Abstrak
Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak ke masa dewasa. Banyak masalah dijaman modern seperti sekarang yang menjadi tantangan bagi remaja. Cepatnya arus teknologi, pengaruh media sosial, pergeseran nilai dimasyarakat membuat remaja sering bingung menentukan sikap. Pengaruh media sosial, gaya hidup materialistis, bullying, seks bebas, pemakaian narkoba, maupun masalah asmara sering menjadi masalah mereka. Penulis bertujuan menyampaikan karakter Daud sebagai salah satu teladan dari Alkitab yang dapat membantu remaja masa kini menjadi remaja Kristen yang tangguh. Penulisan ini menggunakan metode deskripsi-kualitatif, dengan memakai studi literatur dari Alkitab, jurnal, dan buku sebagai referensi. Karakter Daud yang senantiasa mengandalkan Tuhan, suka berdoa dan memuji Allah, pemberani, rendah hati, dan berpikir rasional dapat memberikan contoh bagaimana remaja masa kini menghadapi permasalahan. Dengan mempelajari karakter Daud, remaja Kristen diharapkan mempunyai prinsip yang kuat serta senantiasa bertumbuh dalam iman untuk menyikapi hidup dan permasalahan dengan baik.
Kata kunci : remaja masa kini, masalah remaja, karakter Daud
Keywords
Full Text:
PDFReferences
BAB, I. “B. Biografi Daud,” n.d.
Christian, Marcho. “MENGANDALKAN TUHAN DALAM SETIAP TANTANGAN: ANALISIS TERHADAP 1 SAMUEL 23: 1-3,” n.d.
“Dampak Perceraian Terhadap Psikologis Anak Bisa Cukup Serius, Hati-Hati!,” n.d.
“David, the Shepherd Boy | News, Sports, Jobs - The Sentinel,” n.d.
Elizabeth B. Hurlock. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 1980.
“Faktor Penyebab Terjadinya Perkelahian Antar Sekolah Dan Antar,” n.d.
Gabriela, Jenny, and Belinda Mau. “Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Perilaku Anak Remaja Masa Kini.” Jurnal Excelsis Deo: Vol 5, no. 1 (2021).
Ginting, Preti Sinta. “Penerapan Pendidikan Agama Kristen Untuk Membentuk Jati Diri Remaja Usia 11-15 Tahun Di GPdI Panribuan Tahun 2020,” 2020.
Gunawan, Heri. “Pendidikan Karakter.” Bandung: Alfabeta 2, no. 1 (2012).
Hayyun, Naufal Aditya Syam. “Artikel Pengaruh Narkoba Bagi Remaja,” 2021.
Hermanto, Yanto Paulus, Raymond Sutanto, Nira Olyvia Purmanasari, and others. “Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kerohanian Anak Berdasarkan Prinsip Alkitab.” Matheteuo: Religious Studies 1, no. 1 (2021): 11–19.
Kasim, Fajri. “Dampak Perilaku Seks Berisiko Terhadap Kesehatan Reproduksi Dan Upaya Penanganannya (Studi Tentang Perilaku Seks Berisiko Pada Usia Muda Di Aceh).” JURNAL STUDI PEMUDA 3 (2014).
“Kisah Daud, Raja Israel Yang Dulunya Diasingkan Oleh Keluarga, Hidup Dekat Dengan Tuhan - Tribunmanado.Co.Id,” n.d.
Maharti, Vikiat Ika. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Usia 15-19 Tahun Di Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) 3, no. 3 (2017): 945–53.
Mallo, Hermin, and Daniel Ronda. “Analisis Faktor Penyebab Utama Kecenderungan Bunuh Diri Di Kalangan Remaja Yang Berusia 15-17 Tahun Di Makassar.” Jurnal Jaffray 8, no. 1 (2010): 35–43.
Mangalik, Lisdayanti Anita. “Model Pemuridan Kontekstual Untuk Membentuk Karakter Kepemimpinan Kristen Bagi Anak Remaja,” 2020.
Mone, Harry Ferdinand. “Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Perkembangan Psikososial DMone, Harry Ferdinand. ‘Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Perkembangan Psikososial Dan Prestasi Belajar.’ Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS 6, No. 2 (2019): 155–63.an Prestasi Belajar.” Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS 6, no. 2 (2019): 155–63.
Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Haditono, S. R. Psikologi Perkembangan: Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2006.
Mudak, Sherly. “Makna Doa Bagi Orang Percaya.” Missio Ecclesiae 6, no. 1 (2017): 97–111.
Ndraha, Roswitha. 9 Masalah Utama Remaja. Tangerang: Yayasan Peduli Konseling Indonesia (YAPKI), 2009.
Pailang, Herianto Sande, and Ivone Bonyadone Palar. “@article{ginting2020penerapan, Title={Penerapan Pendidikan Agama Kristen Untuk Membentuk Jati Diri Remaja Usia 11-15 Tahun Di GPdI Panribuan Tahun 2020}, Author={Ginting, Preti Sinta}, Year={2020} }.” Jurnal Jaffray 10, no. 1 (2012): 59–86.
Permenkes, R I. “Permenkes No. 25 Tahun 2014 Pasal 6 Ayat 1 Tentang Upaya Kesehatan Anak.” Jakarta. Kemenkes, 2014.
Puspitasari, Linda, and Chasisa Aulia Sari. “Periodesasi Perkembangan Masa Remaja.” Periodesasi Perkembangan Masa Remaja, 2018, 1–14.
Rantung, Galatia Marline Victoria, Damajanty H C Pangemanan, and Hendro Bidjuni. “HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA REMAJA DI KABUPATEN MINAHASA PROVINSI SULAWESI UTARA.” JURNAL KEPERAWATAN 9, no. 2 (2021): 71–76.
Rotto, Marinus. “Saat Teduh Sebagai Pembentuk Karakter Kristiani Terhadap Mahasiswa Kristen Yang Mengalami Broken Home,” 2020.
Santoso, Magdalena Pranata. “Menolong Praremaja Kristen Bersikap Benar Ketika Menghadapi Nabi Dan Ajaran Palsu,” 2008.
Saputro, Khamim Zarkasih. “Memahami Ciri Dan Tugas Perkembangan Masa Remaja.” Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 17, no. 1 (2017): 25–32.
Sirait, Jannes Eduard. “Persepsi Pendidik Agama Kristen Mengenai Pemicu Juvenile Delinquency Di Indonesia.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2021): 1–15.
SUMARA, DADAN, SAHADI HUMAEDI, and MEILANNY BUDIARTI SANTOSO. “KENAKALAN REMAJA DAN PENANGANANNYA.” Jurnal Penelitian & PPM 4 (2017).
Tua, Eko Mulya. “Respon Daud Dalam Menghadapi Pergumulan: Studi Terhadap Kitab Mazmur 3:1-9.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 1, no. 1 (2017): 75. https://doi.org/10.46445/ejti.v1i1.59.
Tubagus, Steven. “Makna Kepemimpinan Daud Dalam Perjanjian Lama.” KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat 1, no. 1 (2020): 56–67.
Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (2021): 249–66.
DOI: https://doi.org/10.59376/philo.v1i1.4
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Philoxenias: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.