Tinjauan Biblika Terhadap Tujuan Ucapan Kutuk Elisa Dalam 2 Raja-Raja 2:23-25

Yaaro Harefa(1*), Yolin Ilo(2),

(1) STT Soteria
(2) STT Soteria
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract: Elisha's act of cursing the children in 2 Kings 2:23-25 raises many perceptions and even makes it difficult for readers to understand texts like this. How could a man of God utter such a curse word? Therefore, the researcher investigated this topic using a qualitative method with an exegetical approach. The researcher found that this text is not problematic if the reader can understand the purpose behind Elisha's words. Prophecy is entirely God's decision and action for the benefit of His people. This is a special task that God has given him to do on this earth. Accepting and honoring God's messengers is a form of acceptance of God through the Word that is delivered. The truth they preach is the truth of God's grace for man to attain salvation in Christ. Humans are given two choices, namely accepting the truth of God's Word or turning away from God, because God has given free will for humans to choose. The punishment given to those who reject God is the eternal punishment to come.


Abstrak: Tindakan Elisa dalam mungutuk anak-anak dalam 2 Raja-Raja 2:23-25 menimbulkan banyak persepsi bahkan akhirnya menjadi hal sulit bagi pembaca untuk memahami teks-teks seperti ini. Bagaimana mungkin seorang hamba Tuhan mengutarakan kata kutuk seperti ini? Oleh sebab itu peneliti menyelidiki topik ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatakan eksegesis. Peneliti menemukan bahwa teks ini tidak bermasalah jika pembaca bisa mememahami tujuan dibalik ucapan Elisa ini. Nabi adalah sepenuhnya keputusan dan tindakan Allah untuk kepentingan umat-Nya. Ini adalah satu tugas istimewa yang Tuhan berikan untuk dikerjakan di muka bumi ini. Menerima dan hormati utusan Tuhan sebagai bentuk penerimaan akan Tuhan melalui Firman yang disampaikan. Kebenaran yang mereka beritakan adalah kebenaran kasih karunia Tuhan bagi manusia untuk mencapai keselamatan di dalam Kristus. Manusia diberi dua pilihan yaitu menerima kebenaran Firman Tuhan atau berpaling dari Tuhan, karena Tuhan sudah memberikan kehendak bebas bagi manusia untuk memilih. Hukuman yang diberikan kepada yang menolak Allah adalah hukuman kekal yang akan datang.


Keywords


Nabi, Kutuk, Hukuman, dan Hamba Tuhan.

Full Text:

PDF

References


Adila, Dina Rahma, and Afif Kurniawan. “Proses Kematangan Emosi Pada Individu Dewasa Awal Yang Dibesarkan Dengan Pola Asuh Orang Tua Permisif.” INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental 5, no. 1 (2020): 21.

Aritonang, Arthur & Suseno, Winario Musa Noto. “Hubungan Para Nabi Dengan Allah” (n.d.): 5. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/daat/article/view/232/351.

Chamblin, J. Knox. Paulus Dan Diri. Surabaya: Momentum, 2006.

Charles F. Pfeiffer dan Everett F. Harrison, ed. The Wycliffe Bible Commentary. Malang: Gunung Mulia, 2004.

CharlesF. Pfeiffer dan Everett F. Harrison (Penyunting). The Wycliffe Bible Commentary: Tafsiran Alkitab Wycliffe Volume 1. Malang: Gandum Mas, 1014.

Christoph Barth dan marie Barth-Frommel. Teologi Perjanjian Lama 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1012.

Day, John N. “The Imprecatory Psalms and Christian Ethics.” Bibliotheca Sacra 159, no. 1 (2013).

Donald C. Stamps (Editor Umum). Alkitab Penuntun: Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 1014.

Douglas, J.D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini. jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1997.

St. Gregory the Great. The Book of Pastoral Rule. English: St Vladimir's Seminary Pr, 2007.

Hendi, Eka Nur Cahyani. “Empat Lapisan Makna Di Dalam Kitab Suci : Sampel Teks Kidung Agung.” Khazanah Theologia 2, no. 1 (2020): 1–18.

J. Blommendaal. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. jakarta: BPK Gunung Mulia, 1016.

J.D. Douglas (Penyunting). Ensiklopedi Alkitab Masa Kini: Jilid I. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2011.

Kustono, Antonius Hari. “Nabi Dan Mukjizat.” Teologi 22 (2013): 1–15.

L. Thomas Holdcroft. Kitab-Kitab Sejarah. Malang: Gandum Mas, 1992.

Saputro, Anon Dwi. “Veritas Lux Mea.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teolgi dan pendidikan Kristen) 5, no. 1

(2023): 118–127.

Larry Christenson. Keluarga Kristen. Semarang: yayasan persekutuan Batania, 1988.

Tony Evans. Teologi Allah. Malang: Gandum Mas, 1999.

Tutur Parade Tua Panjaitan. “Implikasi Teologis-Praktis Kutukan Elisa Kepada Anak-Anak Yang Mencemoohnya: Eksegesis 2 Raja-Raja 2:23-25.” jurnal teologi dan pendidikan kristen haggadah 1 (2020).

TWOT. “Bible Works Windows 10,” n.d.

Walter c. Kaiser, Jr. Ucapan Yang Sulit Dalam Perjanjian Lama. Malang: Departemen literatur SAAT, 2003.

Walter C. Kaiser, Jr. Ucapan Yang Sulit Dalam Perjanjian Kama. Malang: DSepartemen literatur SAAT, 2003.

Alkitab Indonesia, n.d.




DOI: https://doi.org/10.59376/philo.v2i1.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Yolin Ilo, Yaaro Harefa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

slot thailand

slot gacor hari ini

situs togel

slot depo 10k

toto togel

slot

slot gacor

slot deposit 10k

livescore

toto slot

slot resmi

situs slot gacor

usd777

usd777

indopokerku

judi bola

judi bola

sabung ayam

sv388

slot online

slot depo 5k

royal138

bangjoko

Balaksix merupakan situs slot online yang menyediakan fitur demo slot pg soft maupun pragmatic sehingga anda akan lebih mengetahui game slot yang akan gacor.

royal138

bangjoko

slot qris

slot online

Slot Online

Slot Gacor

Slot Gacor

slot Thailand